Malam ini aku bercengkerama dengan gerimis, yang rintiknya sejak tadi seolah memuisikan sebuah rasa yang membersamai jarak. Rindu.
Sebut saja aku pecundang dan kamu pemenang.
Melupakanmu ternyata bukan hal yang gampang. Waktu yang sudah kulewati
ternayata sudah tak terbilang. Mengikhlaskanmu masih belum kutemukan jalan
terang. Pergi darimu, belum juga kutemui arah pulang.





